Berikut adalah naskah Khutbah Idul Fitri yang disusun dengan khazanah keilmuan Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah, menggabungkan pesan persatuan nasional dan solidaritas untuk Palestina.
---
# **KHUTBAH PERTAMA**
اللهُ أَكْبَرُ (9×) اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا، لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ، صَدَقَ وَعْدَهُ، وَنَصَرَ عَبْدَهُ، وَأَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ، لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ.
الْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي جَعَلَ لِلْمُسْلِمِيْنَ عِيْدَ الْفِطْرِ بَعْدَ صِيَامِ رَمَضَانَ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، الصَّادِقُ الْوَعْدِ الْأَمِيْنُ.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ.
أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ رَحِمَكُمُ اللهُ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ.
**Jamaah Shalat Idul Fitri yang Dimuliakan Allah,**
Pagi ini, lisan kita tak henti mengagungkan asma Allah melalui takbir, tahmid, dan tahlil. Setelah sebulan penuh kita menunaikan ibadah puasa, menahan lapar, haus, serta hawa nafsu, hari ini kita merayakan kemenangan. Namun, ketahuilah bahwa makna *Idul Fitri* bukan sekadar kembali makan dan minum, melainkan kembalinya kita kepada *fitrah*—kesucian jiwa dan ketulusan hati.
Dalam pandangan Syekh Abdul Qadir al-Jailani dalam kitabnya *Al-Ghunyah*, Idul Fitri adalah hari di mana diterimanya amal shalih dan diampuninya dosa-dosa. Maka, tanda keberhasilan puasa kita adalah meningkatnya kepedulian sosial dan kokohnya rasa persaudaraan.
**Hadirin Rahimakumullah,**
Tema besar yang harus kita renungkan di hari yang suci ini adalah **Menjaga Persatuan (Ukhuwwah) dan Mengetuk Pintu Langit untuk Palestina.**
Allah SWT berfirman dalam Surat Ali Imran ayat 103:
وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا
*“Dan berpegangteguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai.”*
Hadratus Syekh Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama, dalam *Muqaddimah Al-Qanun Al-Asasi* menekankan betapa pentingnya *Al-Ittihad* (persatuan). Beliau mengutip perkataan Sayyidina Ali bin Abi Thalib kw: *"Al-haqqu bila nidzamin yaghlibuhul bathilu binidzam"* (Kebenaran yang tidak terorganisir dengan rapi akan dikalahkan oleh kebatilan yang terorganisir dengan rapi).
Oleh karena itu, menjaga *Ukhuwwah Islamiyah* (persaudaraan sesama Muslim), *Ukhuwwah Wathaniyah* (persaudaraan sebangsa), dan *Ukhuwwah Bashariyah* (persaudaraan sesama manusia) adalah kewajiban syar'i. Jangan biarkan perbedaan pilihan atau khilafiyah furu'iyyah merobek tenun persaudaraan kita.
**Jamaah yang Berbahagia,**
Di saat kita duduk bersimpuh di atas sajadah yang nyaman, mengenakan pakaian terbaik, dan menanti hidangan lezat di rumah, mari sejenak kita layangkan ingatan dan doa kita ke tanah suci ketiga umat Islam, yakni **Palestina**.
Saudara-saudara kita di Gaza dan sekitarnya saat ini merayakan Idul Fitri di bawah bayang-bayang dentuman bom dan reruntuhan bangunan. Mereka tidak sedang memikirkan baju baru, melainkan sedang berjuang mempertahankan nyawa dan kemuliaan Masjidil Aqsa.
Cinta kita kepada Palestina bukanlah sekadar isu politik, melainkan bagian dari iman. Rasulullah SAW bersabda:
مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى
*"Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal saling mencintai, menyayangi, dan mengasihi bagaikan satu tubuh. Apabila ada salah satu anggota tubuh yang sakit, maka seluruh tubuhnya akan ikut merasa sakit dengan tidak bisa tidur dan merasa demam."* (HR. Muslim).
Mencintai Palestina adalah wujud mengikuti jejak para ulama salaf. Dalam kitab *Ihya’ Ulumiddin*, Imam al-Ghazali menjelaskan bahwa sifat *itsar* (mendahulukan kepentingan orang lain) dan simpati terhadap penderitaan sesama mukmin adalah derajat tinggi dalam tasawuf.
Palestina adalah bumi yang diberkati (*Al-Ard Al-Muqaddasah*). Di sanalah tempat Isra’ Mi’raj Baginda Nabi Muhammad SAW. Maka, di hari fitri ini, mari kita perkuat dua hal untuk mereka:
1. **Lisanul Hal:** Memberikan bantuan materi dan donasi melalui lembaga yang terpercaya.
2. **Lisanul Maqal:** Terus menyuarakan keadilan dan tidak berhenti memanjatkan doa, khususnya *Qunut Nazilah*, agar Allah memberikan kemerdekaan dan kedamaian bagi mereka.
**Hadirin yang Dirahmati Allah,**
Mari kita jadikan Idul Fitri ini sebagai momentum untuk membersihkan hati dari dendam dan dengki. Mari kita berjabat tangan, saling memaafkan. Di sisi lain, mari kita kokohkan solidaritas global kita. Islam yang *Rahmatan lil 'Alamin* adalah Islam yang peduli pada kemanusiaan.
Semoga Allah SWT menerima amal ibadah puasa kita, mempersatukan hati umat Islam di Indonesia, dan segera memberikan pertolongan serta kemenangan bagi saudara-saudara kita di Palestina.
جَعَلَنَا اللهُ وَإِيَّاكُمْ مِنَ الْعَائِدِيْنَ وَالْفَائِزِيْنَ وَالْمَقْبُوْلِيْنَ، كُلُّ عَامٍ وَأَنْتُمْ بِخَيْرٍ.
بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. وَتَقَبَّلَ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ.
---
# **KHUTBAH KEDUA**
اللهُ أَكْبَرُ (7×) اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا.
الْحَمْدُ لِلّٰهِ حَمْدًا كَثِيْرًا كَمَا أَمَرَ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ إِرْغَامًا لِمَنْ جَحَدَ بِهِ وَكَفَرَ. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ سَيِّدُ الْخَلَائِقِ وَالْبَشَرِ.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الْمَحْشَرِ.
أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللهِ، اتَّقُوا اللهَ تَعَالَى وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ، وَثَنَّى بِمَلَائِكَتِهِ الْمُسَبِّحَةِ بِقُدْسِهِ، فَقَالَ عَزَّ مِنْ قَائِلٍ: إِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيْمًا.
**Jamaah Shalat Idul Fitri yang Dimuliakan Allah,**
Di akhir rangkaian ibadah ini, marilah kita tundukkan kepala, merendahkan hati, memohon kepada Allah Jabbarul Mutakabbir.
اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ اَلْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ.
Ya Allah, ampunilah dosa-dosa kami, dosa kedua orang tua kami, dan dosa guru-guru kami.
اَللّٰهُمَّ أَعِزَّ الْإِسْلَامَ وَالْمُسْلِمِيْنَ، وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَالْمُشْرِكِيْنَ، وَانْصُرْ عِبَادَكَ الْمُوَحِّدِيْنَ.
Ya Allah, muliakanlah Islam dan kaum Muslimin. Satukanlah hati kami di bawah naungan kalimat-Mu yang agung.
اَللّٰهُمَّ انْصُرْ إِخْوَانَنَا الْمُجَاهِدِيْنَ وَالْمُسْتَضْعَفِيْنَ فِي فِلَسْطِيْنَ. اَللّٰهُمَّ ثَبِّتْ أَقْدَامَهُمْ، وَتَقَبَّلْ شُهَدَاءَهُمْ، وَاشْفِ مَرْضَاهُمْ.
Ya Allah, bantulah saudara-saudara kami di Palestina. Kokohkanlah kaki mereka, terimalah para syuhada mereka, dan sembuhkanlah mereka yang terluka. Lindungilah Masjidil Aqsa dari tangan-tangan yang zalim.
اَللّٰهُمَّ آمِنَّا فِي أَوْطَانِنَا، وَاجْعَلْ بَلَدَنَا إِنْدُوْنِيْسِيَا بَلْدَةً طَيِّبَةً وَرَبٌّ غَفُوْرٌ.
Ya Allah, berikanlah keamanan dan kedamaian di negeri kami Indonesia. Jadikanlah negeri kami negeri yang makmur, adil, dan sejahtera di bawah rida-Mu.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ.
وَعِيْدُكُمْ مُبَارَكٌ، وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ.
0 comments:
Posting Komentar